Perkuat SDG 16, Mahasiswa Administrasi Publik UNY Dorong Transparansi dan Tata Kelola Informasi Padukuhan Sapen melalui Website Profil

Kesenian jatilan, karawitan, dan sruntul yang selama ini hidup secara turun-temurun di Padukuhan Sapen, Kalurahan Umbulmartani, Kapanewon Ngemplak, Kabupaten Sleman, kini dapat diakses melalui media digital. Melalui website profil Padukuhan Sapen, informasi mengenai potensi budaya, kependudukan, wilayah, kegiatan, hingga kelembagaan dusun dapat diakses secara lebih mudah oleh masyarakat.

Website yang dapat diakses melalui dusunsapen.wuaze.com tersebut tidak hanya menjadi media dokumentasi, tetapi juga dikembangkan sebagai sarana keterbukaan informasi dan pelayanan informasi bagi warga. Inisiatif ini dijalankan oleh Bagas Prasetya, mahasiswa Program Studi Administrasi Publik Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), yang tergabung dalam tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri 33316.

Dalam perspektif Administrasi Publik, penyediaan website profil dapat menjadi salah satu bentuk pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung tata kelola informasi di tingkat lokal. Website menyediakan tujuh laman utama, yaitu profil dusun, data penduduk, data wilayah, kegiatan, struktur pemerintahan, kebudayaan, dan profil kelompok KKN. Informasi tersebut dikemas dalam satu kanal digital sehingga warga dan pemangku kepentingan dapat memperoleh informasi mengenai Padukuhan Sapen secara lebih mudah.

Pengembangan website juga menjadi bagian dari upaya mendorong transparansi, responsivitas, dan akuntabilitas informasi di tingkat lokal. Kehadiran kanal informasi digital memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai kondisi, kegiatan, potensi, dan kelembagaan Padukuhan Sapen. Dalam konteks yang lebih luas, praktik ini memperkenalkan pemanfaatan teknologi informasi sebagai bagian dari tata kelola pemerintahan dan pelayanan informasi di tingkat komunitas.

Proses pengembangan website diawali dengan observasi dan pengumpulan data pada 3 Agustus 2026. Selanjutnya, pembangunan website menggunakan WordPress dimulai pada 6 Agustus 2026. Konten website disusun berdasarkan hasil wawancara dan pengumpulan informasi dari pihak padukuhan. Salah satu bagian yang mendapat perhatian adalah laman kebudayaan yang memuat informasi mengenai kesenian sruntul, jatilan, dan karawitan, serta Sanggar Tari Putri Sekar Wangi.

Untuk memastikan website dapat digunakan oleh masyarakat, tim KKN melaksanakan sosialisasi dan uji coba pada 22 Agustus 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh 14 peserta yang terdiri atas Karang Taruna Sapen, tokoh masyarakat, dan warga. Peserta diperkenalkan dengan fungsi setiap laman sekaligus diberi kesempatan untuk mencoba mengakses website secara langsung.

Kegiatan sosialisasi juga menjadi ruang partisipasi masyarakat dalam pengembangan dan pemanfaatan media informasi dusun. Dukuh Sapen, Yunianto, menyambut baik kehadiran website tersebut sebagai media informasi bagi dusun dan masyarakat. Sementara itu, Karang Taruna Sapen memperoleh panduan pengelolaan website agar informasi dapat diperbarui secara berkala setelah program KKN berakhir.

Penyerahan panduan pengelolaan menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan program. Dari perspektif Administrasi Publik, keberlanjutan tersebut tidak hanya bergantung pada keberadaan teknologi, tetapi juga pada kapasitas aktor lokal yang mengelolanya. Pelibatan Karang Taruna dalam pengelolaan website menjadi bentuk kolaborasi antara mahasiswa, perangkat padukuhan, organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, dan warga dalam mengembangkan tata kelola informasi lokal.

Program ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, terutama target 16.6 mengenai pengembangan institusi yang efektif, akuntabel, dan transparan serta target 16.10 mengenai akses publik terhadap informasi. Program ini juga berkontribusi terhadap SDG 11 melalui pendokumentasian dan pengenalan budaya lokal serta SDG 17 melalui kolaborasi antara mahasiswa dan berbagai unsur masyarakat di Padukuhan Sapen.

Kehadiran website profil Padukuhan Sapen diharapkan tidak berhenti sebagai produk KKN, tetapi dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat. Dengan pengelolaan yang berkelanjutan, website tersebut dapat menjadi salah satu media informasi digital yang mendukung keterbukaan informasi, penguatan kapasitas kelembagaan lokal, dan partisipasi masyarakat dalam tata kelola Padukuhan Sapen.

Label Berita: