Departemen Administrasi Publik UNY Dorong Transformasi Digital UMKM melalui Pengabdian kepada Masyarakat di Kalurahan Kedungsari

Departemen Administrasi Publik UNY Dorong Transformasi Digital UMKM melalui Pengabdian kepada Masyarakat di Kalurahan Kedungsari

Kulon Progo – Departemen Administrasi Publik Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang diselenggarakan di Balai Kalurahan Kedungsari, Kapanewon Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, pada Selasa (30/6/2026). Mengusung tema penguatan kapasitas pelaku usaha melalui transformasi digital, kegiatan ini menghadirkan berbagai materi yang bertujuan untuk meningkatkan daya saing UMKM desa di era ekonomi digital.

Kegiatan diawali dengan seremoni pembukaan yang dihadiri oleh Lurah Kalurahan Kedungsari, Sukardi; Ketua Departemen Administrasi Publik UNY, Dwi Harsono, S.Sos., M.P.A., M.A., Ph.D.; jajaran dosen Departemen Administrasi Publik UNY; anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Alam Harmoni Kedungsari; pelaku UMKM; serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Dwi Harsono menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk hadir di tengah masyarakat melalui pelaksanaan tridarma, salah satunya melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, pengabdian tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan penyampaian materi, tetapi juga sebagai bentuk keterlibatan perguruan tinggi dalam menjawab kebutuhan nyata masyarakat.

“Harapannya perguruan tinggi dapat benar-benar hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Pengabdian bukan sekadar memberikan materi, tetapi juga menjadi upaya bersama untuk menjawab kebutuhan yang dihadapi masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Lurah Kalurahan Kedungsari, Sukardi, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Departemen Administrasi Publik UNY yang telah memilih Kalurahan Kedungsari sebagai lokasi kegiatan pengabdian. Ia menyambut baik seluruh rangkaian kegiatan, baik yang dilaksanakan di Balai Kalurahan maupun di Sekretariat KWT Alam Harmoni Kedungsari. Ia juga berharap kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dapat terus berlanjut melalui berbagai program pemberdayaan lainnya.

Rangkaian pembukaan ditandai dengan penyerahan bantuan secara simbolis dari Ketua Departemen Administrasi Publik UNY kepada Lurah Kalurahan Kedungsari. Penyerahan bantuan tersebut turut didampingi oleh Ketua KWT Alam Harmoni Kedungsari, Ibu Lastri, serta Ibu Lurah. Prosesi ini menjadi simbol dimulainya pendampingan masyarakat melalui berbagai program penguatan kapasitas yang telah disiapkan oleh tim pengabdian.

Usai seremoni pembukaan, tim pengabdian dibagi ke dalam dua lokasi kegiatan. Sebagian tim melaksanakan pelatihan di Balai Kalurahan dengan sasaran pelaku UMKM, sementara tim lainnya melakukan pendampingan kepada anggota KWT Alam Harmoni Kedungsari di sekretariat kelompok.

Sesi pertama di Balai Kalurahan menghadirkan Rizki Hidayati, S.A.P., M.A.P. dengan materi “Pemasaran Digital Pay On Pro dalam Marketplace”. Dalam pemaparannya, Rizki menjelaskan bahwa transformasi digital merupakan peluang besar bagi UMKM desa untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal. Ia mengajak peserta untuk mulai membangun identitas digital usaha melalui pembuatan logo, pengelolaan akun media sosial, serta penyusunan profil usaha yang lengkap agar mampu meningkatkan kepercayaan calon konsumen.

Selain itu, peserta juga diperkenalkan pada pemanfaatan Pay On Pro, yaitu marketplace lokal Kabupaten Kulon Progo, sebagai sarana pemasaran produk unggulan desa. Rizki menilai bahwa produk-produk dari Kalurahan Kedungsari memiliki potensi besar untuk dipasarkan melalui platform digital. Oleh karena itu, pelaku UMKM perlu memiliki keberanian untuk mulai memanfaatkan marketplace sebagai salah satu kanal pemasaran utama.

Dalam sesi tersebut, Rizki juga menekankan pentingnya optimalisasi media sosial sebagai etalase digital usaha. Peserta didorong untuk membangun komunitas pemasaran melalui WhatsApp dan Facebook Group, serta menjalin kolaborasi dengan influencer mikro maupun tokoh lokal guna memperluas jangkauan promosi produk.

Materi berikutnya disampaikan oleh Ashilly Achidsti, M.P.A. mengenai “Optimalisasi SEO dalam Pemasaran Produk Lokal di Marketplace Menggunakan Artificial Intelligence (AI)”. Pada sesi ini, peserta diperkenalkan pada berbagai teknologi AI yang dapat dimanfaatkan sebagai asisten digital dalam mengembangkan strategi pemasaran UMKM. AI dijelaskan sebagai alat yang dapat membantu pelaku usaha dalam menyusun judul produk, membuat deskripsi marketplace, menghasilkan ide promosi, menyusun caption media sosial, hingga merancang desain pemasaran secara lebih efektif.

Tidak hanya menyampaikan materi secara teoretis, Ashilly juga mengajak peserta melakukan praktik secara langsung menggunakan berbagai platform AI. Pelaku UMKM diminta mencoba menyusun prompt untuk menghasilkan judul produk yang lebih menarik, membuat deskripsi produk yang persuasif, menentukan kata kunci atau SEO yang sesuai dengan perilaku pencarian konsumen, serta mendesain visual promosi dengan bantuan AI.

Antusiasme peserta terlihat ketika mereka mencoba menghasilkan desain produk dan materi promosi secara mandiri dengan pendampingan dari tim pengabdian. Praktik ini memberikan pengalaman langsung kepada peserta mengenai bagaimana teknologi AI dapat dimanfaatkan secara sederhana, aplikatif, dan efektif untuk meningkatkan kualitas pemasaran produk lokal.

Selain praktik pembuatan konten, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya foto produk yang menarik, penyusunan kategori produk yang tepat, pengelolaan ulasan pelanggan, serta pemanfaatan AI untuk mengevaluasi hasil penjualan. Dengan demikian, pelaku UMKM diharapkan mampu melakukan perbaikan layanan berdasarkan kebutuhan dan perilaku konsumen.

Melalui rangkaian pelatihan ini, Departemen Administrasi Publik UNY berharap pelaku UMKM di Kalurahan Kedungsari semakin siap memanfaatkan teknologi digital sebagai bagian dari strategi pengembangan usaha. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat diharapkan mampu mendorong terciptanya UMKM yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, berdaya saing, serta mampu memperluas pemasaran produk lokal ke pasar yang lebih luas.

Penulis: Ajeng Lestariningrum