Edukasi Air Bersih Sejak Dini, Mahasiswa Administrasi Publik UNY Gelar Praktik Filtrasi Air Secara Sederhana Bersama Anak-Anak TPA

Sleman, 11 Mei 2026 - Dalam rangka mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) ke-6 mengenai Air Bersih dan Sanitasi Layak. Mahasiswa Departemen Administrasi Publik Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) angkatan 2023, yang beranggotakan Dita Safira Salsabila dan Malaynia Senja Wulansari, menggelar kegiatan edukasi mengenai pentingnya air bersih serta praktik pembuatan filtrasi air secara sederhana bersama anak-anak TPA Masjid Zumrotul Muttaqien. Kegiatan ini merupakan bagian dari project based learning mata kuliah Pendidikan dan Pembangunan Berkelanjutan yang diampu oleh Dr. Yumi Hartati, S.Pd., M.Pd. sebagai bentuk implementasi pembelajaran yang mengintegrasikan teori pembangunan berkelanjutan dengan praktik pengabdian masyarakat.

SDGs ke-6 menekankan pentingnya ketersediaan dan pengelolaan air bersih serta sanitasi yang layak bagi seluruh lapisan masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berupaya mengenalkan kepada anak-anak mengenai pentingnya menjaga kualitas air bersih dalam kehidupan sehari-hari. Air bersih menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat yang memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan dan kebersihan lingkungan. Penggunaan air yang tidak layak konsumsi berpotensi menimbulkan berbagai penyakit serius seperti diare, tifus, dan gangguan pertumbuhan pada anak-anak. atas dasar itulah, tim mahasiswa memilih anak-anak TPA sebagai sasaran kegiatan, dengan harapan kesadaran akan pentingnya air bersih dapat tertanam sejak usia dini.

Kegiatan berlangsung dalam dua sesi utama. Pada sesi pertama, tim mahasiswa menyampaikan materi edukasi mengenai pengertian air bersih, standar kelayakan air yang aman untuk dikonsumsi, serta berbagai risiko kesehatan yang dapat timbul akibat konsumsi air yang tercemar. Materi disampaikan secara interaktif sehingga anak-anak dapat memahami isi pesan dengan mudah. Tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, pada sesi kedua kegiatan ini juga diisi dengan praktik langsung pembuatan filtrasi air secara sederhana menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Anak-anak bersama mahasiswa mencoba menyusun alat penyaring air dari botol plastik bekas yang diisi dengan kapas, batu, arang, serabut kelapa, dan pasir sebagai media penyaring. Melalui praktik tersebut, peserta dapat melihat secara langsung proses penyaringan air kotor menjadi lebih jernih.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Anak-anak aktif bertanya, mencoba menyusun bahan filtrasi, serta mengikuti setiap tahapan praktik dengan penuh semangat. Selain menjadi media pembelajaran, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran sejak dini mengenai pentingnya menjaga kebersihan air dan lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan edukasi ini, mahasiswa Administrasi Publik UNY berharap nilai-nilai pembangunan berkelanjutan dapat dikenalkan kepada anak-anak melalui kegiatan yang sederhana namun bermanfaat. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi langkah kecil dalam meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya akses air bersih dan sanitasi yang layak bagi kehidupan sehari-hari.

Berikut link dokumentasi  lengkap: https://youtu.be/4PaBBprZC8w?feature=shared 

 

Label Berita: