You are here
Mahasiswa Administrasi Publik UNY Ikuti Visiting Professor PNU Bahas Lifelong Learning dan Pendidikan Alternatif di ASEAN
Primary tabs

Yogyakarta - Mahasiswa Departemen Administrasi Publik Universitas Negeri Yogyakarta mengikuti kegiatan Visiting Professor dengan tema “ Lifelong learning and alternative education in ASEAN ” pada Januari 2026. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Celia M. Ilanan PhD dari Philippine Normal University , yang membahas membahas konsep pembelajaran sepanjang hayat serta praktik pendidikan alternatif di kawasan Asia Tenggara.
Dalam pemaparannya, Dr. Celia menjelaskan bahwa lifelong learning merupakan konsep pembelajaran sepanjang hayat yang berlangsung sejak masa kanak-kanak hingga lanjut usia, baik melalui jalur formal, nonformal, maupun informal. Pembelajaran sepanjang hayat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kompetensi, dan sikap individu, baik untuk pengembangan personal, sosial, maupun kepentingan ketenagakerjaan. Konsep ini mencakup dimensi lifelong (belajar dari usia dini hingga lanjut usia) dan lifewide (belajar dalam berbagai konteks seperti sekolah, tempat kerja, komunitas, dan keluarga) yang bersifat inklusif dan berkeadilan.
Lebih lanjut, Dr. Celia menyebutkan berbagai kebijakan alternative education yang diterapkan di negara-negara Asia Tenggara. Secara khusus, ia menjelaskan kebijakan Alternative Learning System (ALS) di Filipina sebagai kebijakan pendidikan alternatif yang dirancang untuk memberikan kesempatan belajar bagi individu yang tidak dapat menyelesaikan pendidikan formal. ALS diposisikan sebagai jalur pembelajaran yang fleksibel, berbasis komunitas, serta terintegrasi dalam sistem pendidikan nasional Filipina.
Sesi pemaparan diakhiri dengan diskusi yang berlangsung secara aktif dan kritis. Salah satu peserta menyoroti kebijakan Sa 'Pinas, Ikaw ang Ma'am at Sir (SPIMS), yaitu program yang ditujukan bagi pekerja migran Filipina. Dalam kebijakan tersebut, pekerja migran didorong untuk kembali ke Filipina guna mengikuti pelatihan agar dapat beralih menjadi tenaga pengajar sesuai dengan kompetensi yang dimiliki. Program ini bertujuan untuk mendorong pekerja migran agar tidak terus bergantung pada pekerjaan di luar negeri, melainkan dapat bekerja di negaranya sendiri, hidup bersama keluarga, serta memperoleh jaminan keberlanjutan kehidupan yang lebih baik.
Melalui kegiatan Visiting Professor ini, mahasiswa Administrasi Publik diharapkan memperoleh perspektif komparatif mengenai kebijakan pendidikan dan pembelajaran sepanjang hayat di tingkat regional, serta memahami peran pendidikan sebagai instrumen pembangunan sosial dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Kontak Kami
-Telp : 0274-548202 ext. 241
Gedung Dekanat Fakultas Ilmu Sosial Lt.3 Sayap Barat
Copyright © 2026,