You are here
Peran Mahasiswa Administrasi Publik dalam Mendukung Pengelolaan Pajak Daerah: Studi Pengalaman Magang Reguler di BPKAD Kota Yogyakarta
Primary tabs

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengumumkan pelaksanaan Program Magang Reguler mahasiswa Program Studi Administrasi Publik di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Yogyakarta. Dalam kurun waktu 35 hari kerja efektif, mulai tanggal 20 Oktober hingga 5 Desember 2025, mahasiswa terlibat secara aktif dalam sub bidang Penagihan dan Keberatan, serta memperoleh wawasan mendalam mengenai praktik administrasi keuangan daerah dan implementasi regulasi perpajakan. Pemilihan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Yogyakarta sebagai lokasi magang dilatarbelakangi oleh peran strategis instansi ini dalam pengelolaan keuangan daerah, khususnya terkait pendapatan, aset, serta penyelenggaraan administrasi fiskal yang menjadi fokus penting dalam studi Administrasi Publik.
BPKAD merupakan instansi kunci dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berbasis data, sehingga memberikan ruang pembelajaran yang relevan dengan kompetensi akademik mahasiswa. Selain itu, Sub Bidang Penagihan dan Keberatan Pendapatan Daerah di BPKAD Kota Yogyakarta menawarkan kesempatan untuk memahami secara langsung proses teknis dan kebijakan terkait pengelolaan pajak daerah, termasuk mekanisme penagihan dan penanganan keberatan. Lingkungan kerja yang kaya dengan praktik administrasi publik ini memungkinkan mahasiswa mengembangkan kemampuan analitis, administratif, dan koordinatif yang tidak dapat diperoleh sepenuhnya melalui pembelajaran teoritis di kelas.
BPKAD Kota Yogyakarta melalui Sub Bidang Penagihan dan Keberatan Pendapatan Daerah telah menerima mahasiswa Program Studi Administrasi Publik untuk melaksanakan Magang Reguler sebagai bagian dari pengembangan kompetensi praktis di bidang pengelolaan pendapatan daerah. Di bawah bimbingan Ibu Ashilly Achidsti, S.I.P., M.P.A. dengan Mahasiswa bimbingan magangnya yaitu Devita Berliana Kurniasari melaksanakan rangkaian kegiatan selama kurang lebih 35 hari kerja dengan total 280 jam efektif. Kegiatan dimulai dengan apel pagi sebagai rutinitas pembuka, kemudian dilanjutkan dengan keterlibatan dalam berbagai proses administratif yang berkaitan dengan pengelolaan pajak daerah, seperti pengarsipan berkas hapus denda, pengurangan denda Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), serta Pajak Daerah lainnya seperti Pajak Hotel, Pajak Reklame, Pajak BPHTB, Pajak Air Tanah, Pajak Hiburan, dan Pajak Parkir.
Salah satu kegiatan paling unik dan memberikan pengalaman berharga selama pelaksanaan magang di BPKAD Kota Yogyakarta adalah keterlibatan langsung dalam penanganan wajib pajak. Melalui aktivitas ini, mahasiswa berkesempatan untuk berinteraksi dengan masyarakat yang datang untuk mengajukan permohonan pengurangan, keberatan, maupun klarifikasi terhadap kewajiban perpajakannya. Pengalaman ini menjadi signifikan karena memungkinkan mahasiswa memahami dinamika pelayanan publik secara nyata, mulai dari bagaimana komunikasi administratif dilakukan, bagaimana pegawai memberikan penjelasan terkait ketentuan perpajakan, hingga bagaimana proses verifikasi berkas dan data dijalankan. Interaksi ini mengembangkan kemampuan empati, ketelitian, serta profesionalitas dalam menghadapi berbagai karakter dan kebutuhan wajib pajak.
Kegiatan unik lainnya adalah keikutsertaan dalam agenda Sosialisasi Pajak Daerah dan Evaluasi Kegiatan PBB-P2 di Wilayah Kota Yogyakarta, Sosialisasi Ketua Kampung, dan pelatihan Surveyor yang dilaksanakan di SAMSAT Kota Yogyakarta. Kegiatan sosilisasi ini memberikan wawasan langsung tentang strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan kepatuhan pajak melalui edukasi publik. Mahasiswa dapat menyaksikan bagaimana materi sosialisasi disampaikan, bagaimana komunikasi persuasif digunakan untuk mendorong partisipasi masyarakat, serta bagaimana koordinasi lintas instansi dilakukan dalam penyampaian informasi terkait kebijakan pajak daerah.
Melalui dua pengalaman unik tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teknis mengenai administrasi perpajakan, tetapi juga mengembangkan perspektif yang lebih luas mengenai implementasi kebijakan, pelayanan masyarakat, serta upaya peningkatan pendapatan daerah secara kolaboratif. Pengalaman ini menjadi modal penting dalam pengembangan kompetensi sebagai calon administrator publik yang responsif dan berorientasi pada pelayanan. Pelaksanaan magang ini tidak hanya memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai proses teknis dan administratif pengelolaan pendapatan daerah, tetapi juga memberikan pengalaman langsung terkait dinamika kerja di lembaga pemerintah dan pelayanan publik. BPKAD Kota Yogyakarta mengapresiasi kontribusi mahasiswa selama program Magang Reguler dan berharap pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi pengembangan kapasitas profesional di Bidang Pendidikan dan Pelaksanaan Internship/Magang.
Kontak Kami
-Telp : 0274-548202 ext. 241
Gedung Dekanat Fakultas Ilmu Sosial Lt.3 Sayap Barat
Copyright © 2026,