Mahasiswa Administrasi Publik UNY Perluas Wawasan Global melalui Short Course di Western Sydney University

Yogyakarta – I Putu Ari Widnyana, mahasiswa Program Studi Administrasi Publik Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), berkesempatan mengikuti Exchange Short Course Outbound Mobility Program di Western Sydney University (WSU), Australia, pada 13–23 September 2026. Program yang diselenggarakan melalui kerja sama antara UNY dan Western Sydney University ini memberikan pengalaman pembelajaran internasional sekaligus menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan akademik, mengembangkan keterampilan komunikasi, dan mengenal keberagaman budaya.

Selama mengikuti program, I Putu Ari Widnyana bersama mahasiswa peserta lainnya terlibat dalam berbagai kegiatan akademik dan pembelajaran lintas budaya. Rangkaian kegiatan diawali dengan orientasi kampus untuk mengenal lingkungan, fasilitas, serta sistem pembelajaran di Western Sydney University. Kegiatan ini membantu mahasiswa beradaptasi dengan lingkungan akademik baru sekaligus mempersiapkan diri mengikuti proses pembelajaran dalam suasana internasional.

Salah satu pengalaman menarik dalam program ini adalah kesempatan mengikuti perkuliahan yang diampu langsung oleh dosen-dosen Western Sydney University. Pembelajaran berlangsung secara interaktif melalui diskusi, pertukaran gagasan, serta pembahasan berbagai persoalan dari perspektif yang beragam. Mahasiswa didorong untuk aktif menyampaikan pendapat, mengajukan pertanyaan, dan menghubungkan materi perkuliahan dengan pengalaman yang dimiliki.

Bagi mahasiswa Administrasi Publik, pengalaman tersebut menjadi kesempatan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, meningkatkan kepercayaan diri, serta memperluas perspektif dalam memahami berbagai persoalan sosial. Interaksi dengan dosen dan mahasiswa dari lingkungan akademik yang berbeda juga memberikan pengalaman mengenai pentingnya komunikasi dan kemampuan beradaptasi dalam menghadapi dinamika masyarakat global.

Selain kegiatan akademik, para peserta memperoleh kesempatan mengenal keberagaman budaya Australia, termasuk melalui diskusi bersama mahasiswa berlatar belakang Aborigin, masyarakat adat Australia. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa saling bertukar pengetahuan dan pengalaman mengenai kebudayaan Australia dan Indonesia. Interaksi lintas budaya ini memberikan pemahaman mengenai pentingnya menghargai perbedaan, membangun sikap saling menghormati, serta mengembangkan kemampuan komunikasi dalam masyarakat multikultural.

Pengalaman belajar juga diperluas melalui kunjungan edukatif ke Female Orphan School dan Whitlam Institute Galleries di kampus Parramatta, Western Sydney University. Melalui kunjungan tersebut, mahasiswa berkesempatan mengenal sejarah sosial, perkembangan masyarakat, serta warisan budaya Australia. Kegiatan ini memperlihatkan bahwa proses pembelajaran tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung dengan lingkungan sosial dan budaya setempat.

Menjelang akhir program, mahasiswa mengikuti kegiatan presentasi proyek individu berdasarkan materi yang telah dipelajari selama kegiatan. Materi presentasi mencakup Sustainable Development Goals (SDGs), Intercultural and Multicultural Communication, serta Critical Thinking. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan analisis, menyusun gagasan secara sistematis, dan mempresentasikannya dalam lingkungan akademik internasional.

Secara lebih luas, pelaksanaan program ini sejalan dengan SDGs Tujuan 4 (Pendidikan Berkualitas), khususnya dalam memperluas kesempatan memperoleh pengalaman pendidikan yang inklusif dan berkualitas. Kerja sama antara UNY dan Western Sydney University juga mencerminkan semangat SDGs Tujuan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kolaborasi antarperguruan tinggi dalam mendukung pendidikan dan pertukaran pengetahuan internasional.

Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan seremoni kelulusan (graduation) dan penyerahan sertifikat oleh Western Sydney University. Momen tersebut menjadi penanda berakhirnya pengalaman belajar internasional yang memberikan pengetahuan, pengalaman, serta perspektif baru bagi para peserta.

Partisipasi I Putu Ari Widnyana dalam program ini menjadi salah satu bentuk keterlibatan mahasiswa Administrasi Publik UNY dalam kegiatan akademik internasional. Pengalaman tersebut diharapkan tidak hanya memperkaya kompetensi akademik dan keterampilan komunikasi lintas budaya, tetapi juga menjadi bekal dalam memahami berbagai tantangan administrasi publik di tengah perkembangan global.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Administrasi Publik UNY diharapkan semakin terdorong untuk memanfaatkan berbagai kesempatan pembelajaran internasional, mengembangkan kapasitas diri, serta membawa pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh untuk dibagikan kepada lingkungan akademik dan masyarakat.